JATMAN DKI Gelar Halal bi Halal

JAKARTA – Mudir Idarah Wustha Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) DKI Jakarta, KH. Muhammad Danial Nafis, saat memberikan sambutan dalam agenda Halal Bi Halal dan Doa Bersama yang digelar di Ma’had Zawiyah Arraudhah, di Jalan Tebet Barat VIII, Jakarta Selatan, Minggu 30 Juni 2019.

Dalam sambutannya, KH. Nafis menegaskan pada seluruh ikhwah thariqoh untuk dapat memahami makna berthariqah. Dalam kesempatan tersebut, Khodimu Zawiyah Arraudhah juga memberikan sejumlah referensi yang dapat dijadikan sebagai pencerahan pada seluruh ikhwah thariqah yang diantaranya, melalui sebuah buku yang berjudul “Kenapa Harus Berthariqah” yang baru diterbitkan oleh Zawiyah Arraudhah dengan dukungan JATMAN sebagai lembaga asosiasi thariqah di Indonesia.

“Kita juga perlu dari suci dari dosa-dosa haqqul Adam. Jangan sampai kita menghimpun pahala yang banyak, tapi karena kita punya dosa kepada sesama manusia, pahala kita digerogoti oleh dosa kita. Itulah kenapa ada tradisi halalbihalal. Semoga dengan kesucian ini mengantarkan kita semakin dekat dengan Allah Swt,” demikian tutur Rais Idarah Wustha JATMAN DKI Jakarta, Dr. KH. Hamdan Rasyid, MA, saat memberikan sambutan acara Halalbihalal JATMAN DKI Ahad (30/6) di Zawiyah Arraudhah, Tebet, Jakarta Selatan.

Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Hikmah juga memuji Zawiyah Arraudhah sebagai tuan rumah. Zawiyah yang dipimpin KH. M. Danial Nafis, M.Sc., kerap menggelar kegiatan yang memadukan potensi aqliyyah melalui kajian-kajian ilmiah dan pendekatan ruhaniyyah. Seperti adanya pembacaan Burdah saat mengawali acara halalbihalal.

Selain itu, Kiai Hamdan, menyampaikan bahwa dalam kegiatan Thariqah selalu memadukan aspek keislaman dan kebangsaan.

“Maka dalam setiap acara Thariqah ada pembacaan Al Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Inilah saat kita membaca Al Qur’an di saat yang sama kita sadar bahwa kita lahir, tumbuh, belajar, mencari nafkah di Indonesia maka tanamkan hubbul wathan minal iman, kecintaan kepada tanah air,” ungkapnya.

Anggota Komisi Fatwa MUI tersebut juga mengajak sesama anak bangsa untuk merajut silaturahim dan menjunung tinggi persatuan dan kesatuan.

“Sebagai sesama pengamal thariqah, mari kita menjadi teladan bagi masyarakat kita. Maka momentum halalbihalal ini adalah untuk wal’afina ‘annas,” pungkas alumni pesantren Lirboyo, Kediri tersebut.

Hadir Mudir Aam JATMAN, KH. Wahfiudin Sakam, Mudir JATMAN DKI, KH. M. Danial Nafis, M.Sc., para pengurus JATMAN DKI Jakarta. Dihadiri pula oleh para masyayikh dan pengamal thariqah serta jamaah Zawiyah Arraudhah.